Pada tahun 1904 atas petunjuk Tuan Kang Yu Wei : Major Be Kwat Koen dengan pedagang dan pelajar-pelajar Tionghwa mendirikan sekolah “TIONG HWA HWEE KWAN” yang diselenggarakan di :
a. Klenteng Tien Kok Sie di Pecinan
( Jl. Ketandan )
b. Rumah sdr. Sieewa Bak di Coyudan
Karena siswanya banyak dan tempat yang ada sudah tidak mencukupi, timbullah pemikiran untuk membangun gedung sekolah, maka dalam tahun yang sama dilakukan peletakan batu pertama sekolah TIONG HWA HWEE KWAN (sekolah rakyat) oleh Major Be Kwat Koen di jalan Purwodiningratan No. 89 (sekarang Jl. Ir. Juanda 72 Surakarta)
Pada tanggal 5 maret 1942 tentara Jepang masuk Indonesia, kemudian berdirilah sekolah Hoa Kiaw Soe Lip Djee Ting Hak Hauw di bawah pengawasan Kakyo Sokal yang terdiri dari murid-murid bekas HCS, MULO, dan lain-lain.


Pada tanggal 14 September 1958 perubahan nama Tiong Hwa Hwee Kwan menjadi YAYASAN PENDIDIKAN WARGA, sehingga :
a. SR Tiong Hwa Hwee Kwan menjadi SR WARGA
b. SMP Chung Hwa Chung Hsioh menjadi SMP WARGA
Pada tahun 1959 Sekolah Rakyat Warga ditetapkan menjadi Sekolah Partikelir yang mendapat subsidi / bantuan dari Pemerintah.
Pada tahun 1960 Yayasan Pendidikan Warga mendapat bantuan tanah dan bangunan dari sdr. Kwa Sam Hien yang terletak di Jl. Monginsidi 21, maka SMP Warga yang terletak di Purwodiningratan 89 dipindahkan ke Jl. Monginsidi 21. dan pada tahun itu pula bersamaan dengan kepindahan SMP Warga tersebut, didirikanlah SMA WARGA yang berlokasi di Jl. Monginsidi 21 Surakarta sampai sekarang ini.
SEJARAH SINGKAT SMA WARGA
Design by : PatoZ